087808702390
087808702390
5E2318CF
mlm tiens
Menu
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TIENS / TIANSHI

Hormon Penggemuk Badan

Kategoriartikel
Di lihat22 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Detail Produk Hormon Penggemuk Badan

Hormon Penggemuk Badan

Ingin gemuk dengan suntik hormon? Memangnya aman ? Pertanyaan itu  pernah ditanyakan oleh salah seorang teman yang memang mendambakan tubuh padat berisi. Keinginan untuk menjadi gemuk dengan sesaat adalah hal yang banyak didamkan sebagian orang, hampir sama dengan orang yang menginginkan diet yang berhasil.

Namun haruslah diwaspadai jika semua diraih dengan sesaat, biasanya akan menuai banyak efek samping yang merugikan. Ada baiknya jika jalan pintas yang ditempuh dipikirkan masak-masak akibatnya.

Hindari Ingin Gemuk dengan Suntik Hormon Jika Tidak Ingin Menyesal

Pada dasarnya ingin gemuk dengan suntik hormon penggemuk badan, mempunyai efek samping dalam menaikan Berat Badan. Yang mudah dijumpai adalah obat KB. Baik itu berbentuk pil, suntik ataupun susuk. Begitu juga dengan obat  yang bersifat meningkatkan kesuburan pada wanita. Semuanya mempunyai kecenderungan dalam menaikan berat badan.

Efek Suntik Hormon

Masih ingatkah kasus Manohara Odelia Pinot yang pernah diperisteri oleh Pangeran dari Kelantan? Demi untuk terlihat banyak makan dan bahagia, Manohara disuntik hormon, supaya badannya terlihat subur berisi dengan pipi yang tembem. Dalam waktu hanya  2 bulan kenaikan berat badannya mencapai 15 kg, demikian pengakuan Manohara.

Pil KB yang dikenal masyarakat juga berisi hormon estrogen yang berfungsi untuk mengatur daur haid. Ada juga yang menggunakan hormon Androgen yang banyak digunakan para atlit sebagai doping. Pemakaiannya akan selalu terlihat tidak pernah lelah. Tidak heran jika di pusat kebugaran pun banyak yang menawarkan suntik hormon tersebut untuk memperbesar otot dengan perut yang rata.

Selain jenis hormon penggemuk badan, ada beberapa obat juga yang memicu ingin gemuk dengan suntik hormon. Obat golongan steroid adalah salah satunya. Obat jenis ini dapat dengan mudah diperoleh masyarakat dengan membeli di apotik tanpa resep dokter. Salah satu jenis steroid yang beredar adalah golongan dexamethasone.

Sebagian masyarakat terlanjur mengenalnya sebagai obat untuk menghalau rasa capek dengan cepat. Dengan harga yang ekonomis dan efek yang cepat, tanpa ada informasi bahaya jangka panjang dari obat tersebut, tentunya akan banyak merugikan penggunanya. Pemakaian jangka panjang jenis streroid ini mempunyai beberapa efek yang tidak dikehendaki berupa moon face (muka lebih gemuk dengan tidak wajar) dan nafsu makan yang meningkat pesat,keropos tulang, bahkan gagal ginjal.

Gemuk dengan Cara yang Sehat

Banyak jalan menuju Roma, banyak cara juga supaya badaBerban terlihat berisi dengan cara yang sehat. Antara lain sebagai berikut:

Hormon Penggemuk Badan

Pilihlah makanan yang yang banyak mengandung karbohidrat dan protein tinggi.

Olahraga yang tepat untuk menambah massa otot, bukan yang membakar lemak. Olahraga yang membakar lemak, cocok bagi mereka yang sedang diet.

Menjalani pola hidup yang sehat dengan menghindari stress dan  tidak mengkonsumsi alhohol.

Menambah nafsu makan bisa juga dengan cara akupuntur yang terhitung paling aman. Selain dapat menurunkan berat badan, ada beberapa titik akupuntur mampu meningkatkan nafsu makan secara bertahap. Tentunya dibutuhkan kesabaran dalam menjalani terapi ini. Prinsip dari pengobatan akupuntur ini merangsang titik nafsu makan dengan cara menyeimbangkan organ.

Penggunaan obat dan hormon yang sebaiknya dibawah pengawasan tenaga professional seperti dokter dan ahli gizi.  Mengingat efek samping hormon penggemuk badan yang berdampak serius pada kesehatan, sebaiknya hindari penggunaan hormon untuk jangka lama. Jangan terbujuk dengan iming-iming cara yang cepat jika nantinya hanya menuai kerugian. Apalagi jika hanya ingin gemuk dengan suntik hormon penggemuk badan dengan harga yang murah. Pertimbangkan kembali.

Selain pola makan dan gaya hidup, hormon juga berperan penting dalam menentukan berat badan. Simak beberapa hormon yang memengaruhi berat badan selengkapnya seperti yang dilansir dari All Women Stalk berikut ini.

BERITA TERKAIT

5 Pemilik saham terbesar di dunia entertainment Korea Selatan

5 Hp mahal yang kini sudah turun harga!

4 Smartphone papan atas jadul yang kini harganya terjangkau

Cortisol

Hormon yang satu ini bertanggung jawab atas pemicu stres yang dialami tubuh. Seperti yang diketahui, stres bisa memicu peningkatan berat badan. Untuk mengurangi kadar hormon cortisol, cobalah berolahraga secara teratur agar berat badan juga bisa dikontrol.

Melatonin

Tubuh memiliki hormon yang memberi ‘perintah’ bahwa Anda butuh istirahat dan tidur, yaitu melatonin. Produksi hormon ini meningkat di ruangan yang lebih gelap. Itulah sebab kenapa ketika tidur, lampu sebaiknya dimatikan. Kekurangan hormon melatonin sering dikaitkan dengan obesitas, diabetes, dan kanker.

Oxytocin

Hormon cinta atau oxytocin muncul saat tubuh bersentuhan dengan orang yang Anda suka, bercinta, atau makan cokelat. Namun jika Anda sedang sakit hati, jumlah oxytocin cenderung menurun dan hormon cortisol otomatis malah meningkat. Sehingga tubuh pun berisiko mengalami kegemukan.

Tiroid

Hormon tiroid memegang peranan penting dalam metabolisme yang membakar lemak dan menyalurkan energi ke seluruh tubuh. Jika Anda stres, kurang gizi, dan menderita inflamasi, hormon tiroid jumlahnya bisa menurun. Pada akhirnya, tubuh berisiko mengalami peningkatan berat badan.

Hormon Penggemuk Badan

Estrogen dan progesteron

Kedua hormon tersebut dimiliki wanita dan dihasilkan oleh ovarium. Estrogen dan progesteron pun memengaruhi berat badan, entah itu menurunkan atau meningkatkan. Maka dari itu menopause dan pubertas sering dikaitkan dengan berat badan dan perubahan bentuk tubuh.

Testosteron

Baik pria maupun wanita sama-sama memiliki hormon ini. Testosteron juga memberi pengaruh terhadap berat badan, karena fungsinya adalah menjaga kekuatan otot yang memicu metabolisme dalam membakar lemak. Jika jumlahnya menurun, berat badan bisa meningkat.

Leptin dan ghrelin

Kedua hormon tersebut bisa dibilang sebagai hormon nafsu makan. Sebab keduanya berperan dalam memberi pesan pada otak bahwa Anda sedang lapar. Kurang tidur bisa memengaruhi kinerja hormon leptin, sehingga nafsu makan biasanya akan sulit dikontrol dan membuat berat badan membengkak.

Serotonin

Hormon gembira ini memiliki kontrol terhadap suasana hati dan ingatan. Jumlahnya harus dijaga agar tetap seimbang sehingga berat badan mampu dikontrol. Sebab kurang serotonin bisa memicu rasa cemas yang berujung pada stres.

Itulah beberapa jenis hormon yang memengaruhi berat badan. Pastikan Anda menjaga kesehatan dan keseimbangan hormon-hormon tersebut demi mengontrol berat badan.

Produk lain artikel

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCara Supaya Badan Tinggi
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangManfaat Grow Vit
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPenggemuk Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPeninggi Badan Kaskus
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTips Menambah Tinggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPeninggi Badan Nhcp Bohong
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHarga Susu Tiens Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangPeninggi Badan Ampuh
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail