087808702390
087808702390
5E2318CF
mlm tiens
Menu
SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI TIENS / TIANSHI

Badan Tinggi

Kategoriartikel
Di lihat21 kali
Harga Rp (Hubungi CS)
Beli Sekarang

Detail Produk Badan Tinggi

Badan Tinggi

Badan tinggi merupakan hal yang sangat sensitif, terutama bagi kaum pria. Di Indonesia, tinggi badan rata-rata untuk pria adalah 168 cm, sedangkan untuk wanita adalah 163 cm. Anda pasti berpikir bahwa tinggi anak disebabkan oleh faktor keturunan mereka, namun apakah itu benar? Untuk mengetahui apa saja fakta-fakta unik tentang badan tinggi, mari kita lihat 10 faktanya di bawah ini:

  1. Manusia tumbuh sangat cepat pada tahun pertama

Anak-anak di tahun pertama terlihat tumbuh lebih cepat, sehingga setiap orangtua harus terus membeli baju baru per bulannya. Namun, apakah Anda tahu bagaimana tepatnya tubuh Anda tumbuh? Manusia cenderung untuk tumbuh secara maksimum dan cepat ketika bayi di tahun pertama kehidupan mereka. Bayi tumbuh sekitar 25 cm dari lahir hingga berumur 1 tahun. Kemudian, tinggi terus meningkat hingga remaja. Perempuan biasanya berhenti ketika menginjak 2-3 tahun setelah menstruasi pertama mereka. Beberapa laki-laki akan terus bertambah tinggi hingga SMA, sementara yang lain terus tumbuh hingga berumur 20-an.

Apakah Anda pernah memperhatikan bahwa anak Anda bertambah tinggi setiap malamnya? Hal ini disebabkan oleh hormon pertumbuhan yang terlepas ketika tidur. Jadi, pastikan bahwa anak Anda tidur dengan tenang sepanjang malam. Ini akan membantu mereka tumbuh maksimal.

  1. Tinggi badan berubah setiap saat

Tidak hanya berat badan Anda yang bervariasi setiap hari, namun badan tinggi Anda juga sama. Anda akan memiliki tubuh tertinggi di pagi hari ketika Anda bangun tidur, namun pada malam hari tubuh Anda akan berkurang 1 cm. Dokter menjelaskan fenomena ini disebabkan oleh cakram tulang belakang yang mencengkram tulang, sehingga tulang menjadi tegak sepanjang hari. Ketika Anda tidur, tulang belakang melemas, sehingga Anda menjadi lebih tinggi di pagi hari dibandingkan dengan malam hari.

  1. Gen tidak selalu mempengaruhi tinggi badan

Gen menentukan sekitar 60-80 persen dari badan tinggi Anda, sedangkan sisanya tergantung pada faktor-faktor lingkungan seperti nutrisi. Gaya hidup dan kebiasaan makan adalah kontribusi faktor lingkungan yang paling penting untuk tinggi badan. Bantulah anak Anda untuk tumbuh maksimal dengan memberikan makanan yang tepat, istirahat yang cukup, dan aktivitas fisik yang baik. Untuk memastikan anak Anda tumbuh dan berkembang, Anda harus merencanakan diet yang seimbang, seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, produk susu, dan protein tanpa lemak untuk anak Anda. Ini semua akan memasok vitamin dan mineral yang diperlukan dan memainkan peran penting dalam pertumbuhan.

  1. Perawakan tinggi berisiko kanker lebih banyak

Studi menunjukkan bahwa perawakan yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kanker. Menurut catatan medis, wanita tertinggi memiliki risiko lebih dari 37% terkena kanker. Ada banyak sel dalam tubuh orang yang tinggi, sehingga banyaknya sel tersebut memiliki kemungkinan untuk memunculkan kanker. Namun janganlah khawatir, karena risiko kanker tergolong rendah. Daripada sibuk menghindari faktor risiko kanker, lebih baik Anda menghindari rokok, alkohol, dan berat badan yang tidak sehat.

  1. Tubuh tinggi memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan uang

Beberapa studi membuktikan bahwa orang yang lebih tinggi tidak hanya memegang profil pekerjaan yang lebih tinggi, namun juga akan mendapatkan lebih banyak uang dibandingkan dengan mereka yang bertubuh pendek. Menurut studi klasik dalam Journal  of Applied Psychology, orang yang tinggi memiliki penghasilan yang lebih banyak per tahunnya. Menurut penelitian, semakin tinggi badan seseorang, semakin mempengaruhi bagaimana ia mengamati dirinya sendiri (yang disebut sebagai harga diri) dan bagaimana orang lain memandang mereka (yang disebut sebagai harga diri sosial). Keduanya memiliki pengaruh yang sangat besar pada kinerja pekerjaannya, yang pada akhirnya mempengaruhi keberhasilan karirnya.

  1. Tinggi badan menyusut saat berusia 40 tahun

Seiring Anda bertambah umur, Anda akan mengalami penyusutan, namun Anda pasti tidak menyangka bahwa penyusutan akan terjadi lebih cepat. Baik pria maupun wanita akan mulai menurun tinggi tubuhnya pada usia 40 tahun. Anda mungkin akan kehilangan 1 cm per satu dekade. Hal ini akan terjadi karena tulang belakang Anda kehilangan air yang membuatnya menyusut secara bertahap. Penyakit seperti osteoporosis akan melemahkan tulang dan memperburuk masalah. Namun, Anda mungkin akan dapat membuat tubuh terlihat lebih tinggi dengan cara memperbaiki postur tubuh Anda. Hal ini dapat Anda capai dengan berolahraga dan asana yoga.

Badan Tinggi

  1. Bertubuh tinggi baik untuk jantung

Tinggi badan berbanding terbalik dengan risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang pendek (di bawah 160 cm) memiliki risiko lebih tinggi menderita penyakit jantung. Para peneliti mengklaim bahwa setiap perbedaan 6 cm, risiko akan bertambah 13.5% untuk setiap individu.

  1. Gen dapat berpengaruh pada tinggi tubuh yang abnormal

Orang yang sangat pendek disebut sebagai orang yang memiliki kondisi dwarfism, sementara orang yang sangat tinggi memiliki kondisi gigantism. Sekitar satu dari 15.000 orang dewasa memiliki dwarfism (memiliki tinggi badan kurang dari 155 cm). Menurut Michael J. Goldenberg, MD, kepa;a Dysplasia Clinic di Seattle Children’s Hospital, bahwa orang yang mengalami dwarfism disebabkan oleh mutasi genetik yang membuat tulang tumbuh pendek. Di sisi lain, gigantism terjadi akibat kelebihan hormon pertumbuhan selama masa kanak-kanak, yang sering juga disebabkan oleh tumor jinak pada kelenjar pituitari.

  1. Rokok berpengaruh pada tinggi badan

Studi di Annals of Epidemiology menemukan bahwa anak laki-laki yang sering merokok antara usia 12 dan 17 tahun akan memiliki tinggi 3 cm lebih pendek dari rekan-rekan mereka yang tidak merokok, meskipun efek yang sama tidak terlihat pada perempuan. Masalah medis tertentu, termasuk alergi makanan, ketidakseimbangan hormon, dan masalah jantung, hati atau ginjal juga dapat menghambat pertumbuhan anak-anak karena obat-obatan tertentu (contoh: obat stimulan untuk ADHD).

  1. Anak perempuan lebih cepat tinggi dibandingkan anak laki-laki

Perempuan mencapai puncak pertumbuhannya di masa pubertas, yang biasanya dicapai antara usia 11-12 tahun. Oleh karena itu, sering kita lihat dalam kelas bahwa anak perempuan kebanyakan lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki di usia yang sama. Biasanya anak laki-laki akan tumbuh dengan cepat di usia 13-14 tahun. Namun, dengan nutrisi yang baik, keduanya akan tumbuh hingga periode menuju dewasa.

Tinggi badan dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang. Berikut ini cara meninggikan badan secara alami

Menambahkan tinggi badan terkadang menjadi hal yang membingungkan. Meski ada beberapa cara untuk menambahkan tinggi badan, jangan tergoda dengan iklan obat atau suplemen yang mengklaim bisa merangsang pertumbuhan tinggi badan. Apalagi jika tertulis adanya hormon pertumbuhan yang terkandung di dalam suplemen tersebut. Pasalnya, hormon pertumbuhan hanya dapat diberikan dalam bentuk suntikan bukan tablet atau sirup. Selain itu ada efek samping yang berbahaya bagi tubuh Anda.

cara menambah tinggi badan yang sebenarnya – alodokter

Cara Menambah Tinggi Badan Secara Alami

Pertumbuhan badan tinggi seseorang dimulai dari sejak remaja. Pada pria, masa pertumbuhan dimulai sejak usia 11 dengan puncak masa pertumbuhan di usia 13 tahun. Sedangkan pada wanita, masa pertumbuhan dimulai sejak usia 9 hingga 10 tahun dengan masa puncak di usia 11 hingga 12 tahun. Masa pertumbuhan ini akan berakhir pada akhir masa pubertas.

Oleh karena itu, sebelum pertumbuhan berhenti, lakukan beberapa cara di bawah ini untuk menambahkan tinggi badan:

Olahraga

Selain membuat tubuh sehat dan bugar, rutin melakukan olahraga diduga juga bisa membantu dalam menambah tinggi badan. Rutinlah melakukan olahraga yang bisa menambah tinggi badan seperti lompat tali, lari, mengendarai sepeda, basket, atau sepak bola.

Tidur cukup

Jangan tidur larut malam. Selain bisa membuat mengantuk di keesokan harinya, tidur larut malam dan kurang dari 9 jam (untuk usia remaja dibawah 20 tahun) bisa memperlambat pertumbuhan. Kenapa? Karena pada saat tidur, tubuh secara otomatis memproduksi hormon pertumbuhan atau HGH. Sebaiknya tidur lebih awal agar bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup yaitu 9 hingga 10 jam.

Makanan sehat

Olahraga dan tidur yang cukup bisa jadi percuma jika makanan yang dikonsumsi tidaklah sehat. Berhentilah mengosumsi makanan yang tidak sehat seperti kue-kue yang terlalu manis, soda dan pizza serta makanan siap saji lainnya.

Mulailah mengonsumsi makanan sehat yang mengandung kalsium dan vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulang seperti susu, bayam, kubis, ikan, jamur, brokoli. Selain kalsium dan vitamin D, konsumsi juga makanan yang mengandung protein tanpa lemak seperti daging ayam, sapi, ikan serta makanan yang mengandung zinc seperti kepiting, labu, kacang.

Jauhi hal-hal yang bisa memperlambat pertumbuhan tinggi badan

Badan Tinggi

Hindari merokok, sebagian penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang merokok baik aktif maupun pasif memiliki tubuh yang lebih pendek dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selain itu, obat atau suplemen yang mengandung steroid juga bisa menghambat pertumbuhan. Studi menunjukkan bahwa penggunaan inhalasi yang mengandung steroid pada anak-anak selama satu tahun dapat menghambat pertumbuhan. Jika Anda memang harus menggunakan obat yang mengandung suplemen, pastikan dosisnya tidak terlalu tinggi dan sesuai dengan anjuran dokter.

Selain steroid dan rokok, hindari juga kafein. Meski studi menunjukkan bahwa kafein tidak menghambat pertumbuhan, namun efek dari kafein bisa membuat sulit tidur.

Cara Memperkirakan Maksimal Tinggi Badan

Kurangnya tinggi badan seseorang bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, kurangnya asupan gizi, penyakit kronis, dan genetik. Untuk mengetahui tinggi badan maksimal yang mungkin bisa dicapai, bisa dilakukan dengan menghitung tinggi badan kedua orangtua. Berikut ini adalah cara untuk menghitung perkiraan tinggi tubuh anak.

Menghitung perkiraan tinggi badan maksimal anak perempuan

(tinggi ayah – 12.7 cm + tinggi ibu) dibagi 2.

Menghitung perkiraan tinggi badan maksimal anak laki-laki

(tinggi ibu + 12.7 cm + tinggi ayah) dibagi 2.

Tinggi badan seseorang bisa mempengaruhi tingkat kepercayaan diri orang tersebut. Lakukan beberapa cara alami di atas untuk menambah tinggi badan selama masih dalam masa pertumbuhan dan hindari beragam obat yang mengklaim bisa meningkatkan tinggi badan

 

Produk lain artikel

Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangVitamin Untuk Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangSusu Peninggi Badan Di Apotik
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangHiprofit Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTiens Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangCara Meninggikan Badan Cepat
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangIklan Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangTerapi Tinggi Badan Semarang
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail
Rp (Hubungi CS)
Order Sekarang » SMS :
ketik : Kode - Nama barang - Nama dan alamat pengiriman
Nama BarangJual Peninggi Badan
Harga Rp (Hubungi CS)
Lihat Detail